Dandim Klaten Tinjau Langsung Penyerapan Gabah Petani Upaya Mendukung Program Swasembada Pangan Nasional
Klaten – Dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian, kegiatan peninjauan penyerapan gabah hasil pertanian dilaksanakan di lahan pertanian Desa Kwarasan Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten, Kegiatan ini dilakukan oleh Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo, S.E., M.Han (Dandim 0723/Klaten), bersama sejumlah pejabat terkait dan petani setempat. Senin (24/02/2025).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi kerjasama antara Bulog dan TNI dalam menyukseskan program penyerapan gabah dan beras.
Hadir dalam acara tersebut Kolonel (Purn) Bambang BK (LO Bulog wilayah Jateng), Nanang Hariyanto (Pimpinan Cabang Bulog Surakarta), Nindyarini Budi Wardhani, S.IP., M.M. (Camat Juwiring), Kapten Inf Sutrisno (Pasi Ter Kodim 0723/Klaten), Kapten Inf Widoyo (Danramil 21/Juwiring), serta perwakilan PT. Agri Sparta Tlogorandu dan Kelompok Tani Sri Mulyo Desa Kwarasan.
Saat ditemui, Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo, S.E., M.Han menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerjasama antara Bulog dan TNI serta memastikan para petani di wilayah Desa Kwarasan mengenai gabah kering yang akan diserap oleh Bulog. Penyerapan gabah ini diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi para petani.
Ia juga menegaskan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto, Bulog akan membeli hasil panen petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk GKP (Gabah Kering Panen) sebesar Rp.6.500 per kilogram dan beras sebesar Rp. 12.000 per kilogram.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah bagian dari implementasi kerjasama antara Bulog dan TNI serta memastikan para petani di wilayah ini mendapatkan informasi yang jelas mengenai harga gabah kering panen yang akan diserap oleh Bulog. Dengan adanya Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk GKP (Gabah Kering Panen) sebesar Rp.6.500 per kilogram dan beras sebesar Rp. 12.000 per kilogram. Kami berharap para petani dapat menjual hasil panennya dengan harga yang sesuai, yang akan menguntungkan mereka," ungkap Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo, S.E., M.Han.
Lebih lanjut, Letkol Bambang Setyo Triwibowo juga mengajak para petani untuk menyalurkan penjualan gabahnya langsung kepada Bulog sebagai salah satu upaya meningkatkan stabilitas sosial, ekonomi, serta ketahanan pangan nasional. Dengan demikian, diharapkan sektor pertanian dapat terus berkembang dan mendukung pencapaian ketahanan pangan.
Kolonel (Purn) Bambang BK sebagai LO Bulog wilayah Jateng yang juga hadir dalam acara tersebut, menambahkan bahwa tujuan kedatangannya juga untuk memastikan bahwa program pemerintah pusat mengenai harga gabah kering panen sudah tersosialisasi dengan baik hingga ke tingkat petani. Ia mengungkapkan pentingnya program ini bagi petani, khususnya dalam memastikan kesejahteraan mereka.
"Kedatangan saya kesini adalah untuk memastikan bahwa program pemerintah pusat mengenai harga gabah kering panen sudah tersosialisasi dengan baik hingga ke tingkat petani. Program ini sangat penting karena memastikan petani dapat menjual hasil panennya dengan harga yang layak dan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani, memastikan mereka mendapatkan pendapatan yang optimal dan mendukung stabilitas sektor pertanian," ujar Kolonel (Purn) Bambang BK
Sementara itu, Nindyarini Budi Wardhani, S.IP., M.M. (Camat Juwiring), mengungkapkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kecamatan Juwiring merupakan petani, dan penyerapan gabah kering dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah sangat membantu perekonomian mereka. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan petani di wilayahnya.
Pada kegiatan peninjauan penyerapan gabah hasil pertanian merupakan salah satu langkah konkret untuk memastikan kesejahteraan petani dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, sesuai dengan visi pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian di Indonesia. (Red)